bagian terindah dari diri sendiri itu adalah "diriku". mampu menerima segala kekurangan dan kelebian. apalagi kalau berani mengakui dan menyadari kekurangan diri sendiri adalah tindakan seorang jagoan.
Tuhan telah menciptakan makhluknya dengan begitu sempurna, bahkan sebelum kita dilahirkan Ia sudah memikirkan makhlukNya. dengan cinta kasihnya kita dapat terlahir ke dunia, seperti ayah yang mencintai anaknya dan bagai seorang ibu yang menyayangi anaknya.
kadang jalan yang kita inginkan tidak seperti apa yang diekspektasikan. realita emang kadang pahit, tapi apa kita pernah mencoba untuk bersyukur? bersyukur atas pelajaran yang kita dapat di balik realita kepahitan. bukankah masalah itu seperti pupuk yang diberikan pada tanaman, yang membuat kita terus bertumbuh keatas dan semakin membuat kita dekat pada sang pencipta. hidup itu seperti menikmati kopi, kalau kebanyakan gula jadi kemanisan juga ga enak, wkwkwk
Tidak ada komentar:
Posting Komentar